Selasa, 24 Maret 2015

on Leave a Comment

Manfaat dan Macam-macam Batu Bara

Alam menyediakan banyak sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Sumber energi yang terdapat di alam salah satunya adalah batu bara.Manfaat batu bara sangat banyak untuk dimanfaatkan oleh manusia. Batu bara merupakan fosil yang terbentuk dari tumbuhan di lahan rawa dan gambut yang terjadi pada masa pra sejarah. Batu bara diyakini terbentuk pada periode Carboniferous, yaitu periode pembentukan karbon dan batu bara yang terjadi sekitar 290 juta hingga 360 juta tahun yang lalu.
Adanya tekanan dan suhu tinggi yang terjadi dalam waktu yang sangat lama membentuk batu bara menjadi beberapa jenis.
1. Batu bara lignit
Lignit merupakan jenis batu bara paling lunak, tingkat kelembabannya paling tinggi dengan kadar karbon paling rendah, sehingga kadar energinya pun paling rendah. Batu bara ini disebut juga brown coral (batu bara coklat) karena warnanya yang agak suram.
2. Sub-bitumen
Batu bara jenis ini merupakan perubahan dari batu bara lignit setelah mendapat pengaruh tekanan dan suhu yang tinggi. Kadar airnya lebih rendah dari lignit, kadar karbon lebih banyak dan lebih keras dari lignit.
3. Bitumen
Batu bara bitumen mengandung kadar air yang lebih rendah dari batu bara lignit dan sub-bitumen, kandungan karbonnya lebih tinggi dari dua jenis batu bara sebelumnya.
4. Antrasit
Ini adalah batu bara paling keras dengan kualitas paling tinggi, dengan kandungan karbon paling tinggi serta kelembaban dan kandungan abu terendah.
Batu bara digunakan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, antara lain:
1. Cetakan pasir (molding sand)
Batu bara jenis bitumen merupakan komponen utama dari cetakan pasir ini yang digunakan membuat cetakan untuk pengecoran logam. Untuk membuat molding sand, pasir yang terdiri dari silika dicampur dengan campuran tanah liat dan air, batu bara bitumen dengan rasio 5% ditambah beberapa zat lainnya. Ketika logam cair dituangkan ke dalam cetakan, batu bara terbakar dengan kecepatan lambat dan melepaskan gas, proses ini dapat mencegah logam menembus pori-pori pasir.
2. Pupuk
Batu bara dapat diubah menjadi amonia dan urea, yang dapat digunakan sebagai pupuk. Caranya batu bara dipecah menjadi elemen-elemen penyusunnya dengan proses yang disebut gasifikasi batu bara. Kemudian batu bara dipaparkan pada tekanan dan suhu tinggi yang akibatnya campuran gas yang disebut syngas diperoleh. Syngas yang terutama terdiri dari karbon monoksida, hidrogen, karbon dioksida dan uap air. Hydrogen yang diperoleh dalam proses gasifikasi ini dapat digunakan untuk membuat amonia dengan menggabungkannya dengan nitrogen.
Andri Maria 2014. Diberdayakan oleh Blogger.