Mengatasi Balita Susah Makan pada Masa Mpasi

Mpasi (Makanan Pendamping ASI) yang diberikan secara terus-menerus dengan menu yang monoton akan membuat si kecil bosan. Ia perlu dibiarkan mengenal berbagai jenis makanan, tekstur dan rasanya. Namun, jika si kecil sudah mulai rewel dan pilih-pilih makanan, orang tua harus bersikap sabar dan mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut. Berikut ini dijelaskan beberapa tips untuk mengatasi si kecil yang susah makan, silahkan disimak baik-baik.

Tips Mengatasi Susah Makan pada Masa Mpasi 

Di bawah ini beberapa tips untuk mengatasi balita susah makan pada masa pengenalan Makanan Pendamping Asi (Air Susu Ibu), antara lain:


Buatlah Makanan Dalam Porsi Kecil 


Pada masa pengenalan makanan, jangan terpaku untuk memberikan makanan yang banyak dalam porsi besar. Tetapi, fokuslah pada isi dari makanan tersebut dan buatlah makanan dalam porsi kecil. Meski porsinya kecil, pastikan isinya padat gizi seperti karbohidrat, lemak dan protein untuk mendukung aktivitasnya.



  • Buat Makanan yang Bervariasi 

Lambat laun si kecil akan terbiasa dengan makanannya dan ada kemungkinan ia bosan dengan makanan tertentu. Orang tua harus mampu menyiasati dengan selalu kreatif membuat variasi makanan untuk si kecil.


  • Sediakan Camilan untuk Si Kecil 

Selain makanan utama, berikan si kecil kudapan atau camilan setidaknya dua kali dalam sehari. Daripada memberikan camilan kemasan yang biasanya mengandung gula tambahan, zat pengawet dan lemak trans, lebih baik berikan buah-buahan yang mengandung gula alam


  • Sediakan Berbagai Macam Minuman 

Si kecil yang aktif juga membutuhkan banyak cairan dengan konsumsi minuman saat ia makan Makanan Pendamping ASI (Mpasi). Selain air putih, sediakan juga berbagai macam minuman seperti susu dan jus.


  • Buat Si Kecil Merasa Nyaman 

Saat menikmati makanannya, pastikan si kecil merasa nyaman sehingga ia akan menyantap makanannya dengan lahap dan riang gembira. Jangan biasakan makan sambil menonton televisi karena si kecil akan sulit fokus pada makanannya, lebih baik temani si kecil dengan ikut makan bersamanya. Sebagai orang tua, ibu dan ayah harus paham bahwa si kecil juga bisa bosan dengan makanannya. Orang tua harus mampu menyiasati hal ini agar si kecil tidak rewel dengan makanannya. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.