Jenis-jenis Investasi Reksadana dan Keuntungannya


Investasi menjadi salah satu cara yang bisa diterapkan untuk mempersiapkan dana di masa depan. Namun, bagi sebagian orang, investasi bisa menjadi hal yang cukup menakutkan karena terdapat banyak jenis investasi yang berbeda-beda dan memiliki risiko yang beragam. Salah satu jenis investasi yang populer dan relatif aman untuk dipertimbangkan adalah investasi reksadana. Reksadana merupakan investasi kolektif yang dikelola oleh manajer investasi profesional dan dana yang diinvestasikan berasal dari berbagai investor yang memiliki tujuan dan profil risiko yang serupa.

Investasi reksadana memiliki beragam jenis yang bisa dipilih sesuai dengan tujuan dan profil risiko masing-masing investor. Ada sejumlah keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan mengalokasikan sebagian dana untuk reksadana. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Jenis-jenis Reksadana?

Umumnya, reksadana dibagi menjadi empat jenis yaitu reksadana pasar uang, campuran, saham, dan pendapatan tetap. 

Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang atau Money Market Fund adalah jenis reksadana yang berinvestasi pada instrumen investasi pasar uang. Jenis ini mempunyai masa jatuh tempo yang kurang dari setahun. Bentuknya bisa deposito berjangka, sertifikat deposito, Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan lain sebagainya. Tujuannya adalah menjaga pemeliharaan modal dengan risiko yang cukup rendah jika dibandingkan dengan jenis reksadana yang lain.

Reksadana Campuran

Selanjutnya adalah reksadana campuran atau Balance Mutual Fund yang mana mengalokasikan dana dalam portofolio yang bervariasi. Instrumennya di sini bisa dalam bentuk saham serta dikombinasikan dengan obligasi. Tujuannya adalah untuk pertumbuhan pendapatan serta harga. Risiko adalah tentang sifatnya yang moderat dengan potensi dari pengembalian yang tinggi.


Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap disebut juga Fixed Income Fund yang merupakan jenis reksadana yang menginvestasikan setidaknya 80 persen aktivanya di dalam bentuk obligasi atau efek utang.

Tujuannya adalah menghasilkan pengembalian stabil dengan risiko yang cukup besar, terutama jika dibandingkan dengan pasar uang.

Reksadana Saham

Terakhir ada reksadana saham atau Equity Fund. Jenis ini merupakan reksadana yang menginvestasikan sekurangnya 80 persen aktivanya, di sini dalam bentuk efek bersifat ekuitas. Tujuannya adalah pertumbuhan unit atau harga saham dalam jangka yang panjang dengan risiko cukup tinggi, terutama jika dibandingkan dengan reksadana pendapatan tetap maupun pasar uang. Potensi tingkat pengembaliannya juga yang termasuk paling tinggi, tentunya dengan risiko yang tinggi tersebut.

Menikmati Produk Reksa Dana melalui SimobiPlus

Sekarang Anda bisa menikmati kemudahan top up untuk produk reksa dana lewat aplikasi SimobiPlus dari Bank Sinarmas. Dengan berinvestasi dari sekarang, besar peluang untuk segera meraih kebebasan finansial lewat aplikasi reksadana yang lebih aman dan praktis. Apalagi banyak pilihan produk beragam yang bisa dipilih.

Produk reksa dana yang bisa ditransaksikan lewat aplikasi SimobiPlus antara lain Reksa Dana Danamas Stabil, Danamas Rupiah Plus, Danamas Pasti, Simas Satu, Simas Syariah Berkembang, Simas Saham Unggulan, Simas Satu Prima, Simas Danamas Saham, Simas Saham Maksima, serta Danamas Dollar.
Anda bebas melihat riwayat dari data transaksi reksa dana melalui aplikasi SimobiPlus, jadi ini benar-benar aman dan nyaman. Bagi Anda yang tertarik bisa mengunduh aplikasi SimobiPlus sekarang juga lewat Google Play Store maupun App Store untuk bisa segera menggunakannya. Nikmati produk terbaik Bank Sinarmas, termasuk melakukan investasi reksadana dengan lebih praktis, aman, dan tepat hanya lewat aplikasi. 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.