Slektiplah Dalam Memberikan Obat Diare Balita


Keadaan buang air besar dengan intensitas cukup sering, dan keadaan feses cair adalah penyakit yang menyerang sistem pencernaan, dikenal dengan istilah diare. Diare dapat menimpa siapa saja, termasuk pada balita. Menurut beberapa sumber yang didapat, mengatakan bahwasanya diare adalah salah satu dari sekian banyak penyakit yang cukup mematikan. Terutama di negara-negara berkembang, yang kurang mampu memberikan penanganan secara tepat dan cepat sehingga pada akhirnya balita meninggal dunia karena mengalami dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh yang disebabkan oleh diare itu sendiri. 

Untuk mengetahui apakah balita anda terkena diare atau tidak, selain dari kebiasaan buang air besarnya, pun terdapat tanda-tanda lain diantaranya, balita menunjukkan bahwa perutnya merasa sakit, kemudian pusing kepala, badan lemas, nafsu makannya menjadi menurun, mual dan bahkan tak jarang hingga disertai dengan muntahan. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan atas segera dengan memberikan obat diare balita.

Obat diare balita dapat kita temukan dengan mudah di berbagai toko obat, maupun saat melakukan pemeriksaan. Namun, alangkah baiknya minimalkan dalam pemberian obat, karena dengan kembali memberikan asupan cairan yang hilang atau dehidrasi, kemudian mencukupi asupan makanan yang bernutrisi dan bervitamin pada dasarnya diare tersebut akan sembuh dengan sendirinya. Apabila si kecil kembali sembuh dan sistem pencernaannya kembali normal, usahakan untuk tidak memberikan makanan atau minuman yang menjadi penyabab terjadinya diare. Selain makanan maupun minuman, masih banyak penyebab lainnya diantaranya sebagai berikut:

Balita terkena infeksi baik oleh virus, parasit, bakteri maupun kuman penyebab penyakit, yang menyerang bagian sistem pencernaan. Karena pada seusia mereka, mudah sekali menyentuh benda-benda kotor dan kemudian memasukan jari tangan ke dalam mulutnya.
Balita memiliki alergi terhada jenis obat-obatan tertentu. Misalnya obat antibiotik, di mana obat yang satu ini dapat membunuh bakteri baik yang terdapat dalam usus. Untuk itu konsultasikan dengan rutin kepada dokter ahli.

Itulah beberapa penyebab terjadinya diare pada balita. Pastikan untuk selalu menjaga dan merawatnya dengan maksimal.
Diberdayakan oleh Blogger.