Selasa, 29 April 2014

on Leave a Comment

Tampil Modis Saat Hamil

Saat melewati kehamilan, tentunya calon ibu banyak mengalami perubahan baik itu perubahan fisik maupun mental. Bagi calon ibu tampil cantik dan modis tentu menjadi suatu keharusan. maka tak jarang saat hamil sebagian dari mereka khawatir tidak bisa tampil cantik lagi.
Seperti kita ketahui, ketika mulai hamil perubahan fisik yang terjadi mulai dari perut yang membuncit, pipi yang menjadi chubby, payudara membengkak serta perubahan-perubahan lainnya akibat berat badan yang bertambah. Perubahan fisik tersebut semakin hari akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya usia kandungan dan berkembangnya janin di dalam perut. Tampilan fisik yang seperti itu sudah pasti membuat calon ibu tidak percaya diri dalam berpenampilan,  merasa tidak nyaman dan bingung memilih pakaian yang cocok namun tetap modis. Sangat sulit memang menyamakan kondisi di saat hamil, dan sewaktu belum hamil karena baju-baju sebelum hamil tidak bisa dipakai lagi ketika hamil, apalagi pada usia kandungan diatas 3 bulan. Karena itu calon ibu juga perlu mempersiapkan baju-baju hamil yang akan membuatnya nyaman dan tampil percaya diri saat hamil. memilih baju hamil bisa dilakukan dengan mengikuti tips-tips berikut ini :
  1. Memilih baju hamil harus yang berbahan nyaman dan dapat menyerap keringat, karena metabolisme saat hamil meningkat dan calon ibu cenderung mudah berkeringat, maka sebaiknya memakai baju yang berbahan katun, supaya tetap nyaman dan tidak kaku bergerak.
  2. Memilih model baju sebaiknya disesuaikan dengan kegiatan calon ibu sehari-hari, apakah aktivitasnya banyak di dalam rumah atau di luar rumah. Untuk itu calon ibu bisa menyesuaikannya dengan memilih maxi dress atau babydoll misalnya.
  3. Memakai baju hamil jangan terlalu ketat, usahakan memakai baju yang sedikit longgar dan disesuaikan dengan ukuran tubuhnya,
  4. Memilih warna-warna baju yang tidak mencolok atau warna-warna gelap, supaya terkesan badan lebih kecil dan elegan. Atau jika tidak menyukai warna-warna gelap calon ibu bisa memilih warna-warna lain yang lebih soft, supaya terlihat anggun.
  5. Memilih celana jangan yang terlalu lebar, supaya tidak memberi kesan lebih gemuk, pilihlah celana dengan model lurus di bagian bawahnya, memakai tali pada bagian pinggangnya, atau celana dengan kantung perut, supaya memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk calon ibu bergerak.
  6. Memilih sepatu model flat, jangan memakai sepatu yang ada heelsnya, hal ini untuk meminimalisir resiko terjatuh saat berjalan. Selain itu pemakaian high heels dapat membuat kaki bengkak, akibat menopang berat badan yang semakin membesar.
  7. Jika calon ibu senang menggunakan aksesoris, maka pilihlah aksesoris yang simpel dan tidak terlalu menonjol agar tidak memberikan kesan yang terlalu rame dan tetap terlihat anggun.

Minggu, 27 April 2014

on Leave a Comment

Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Keputihan memang telah menjadi hal yang umum yang dialami oleh kalangan wanita. Keputihan merupakan cairan yang keluar dari lubang vagina akibat adanya infeksi oleh jamur, yang disebut Candida albicans. Cairan ini diproduksi oleh vagina untuk menjaga keseimbangan jumlah flora normal dalam vagina, namun jika cairan ini keluar secara berlebihan justru malah akan menjadi berbahaya.

Keputihan juga tak luput dialami oleh wanita hamil, bahkan ada beberapa kasus wanita hamil yang sebelumnya sama sekali tidak pernah mengalami keputihan namun pada saat hamil jstru mengalami keputihan yang berlebihan, tentu hal ini akan sangat mengganggu kenyamanan organ intim.
Keputihan yang terjadi saat hamil disebabkan karena perubahan hormonal serta meningkatnya aliran darah ke rahim dan vagina, sehingga meningkatkan keluarnya cairan vagina. Selain itu hal ini juga mempengaruhi keseimbangan pH vagina yang dapat memicu pertumbuhan jamur.
Sebenarnya terjadinya keputihan pada saat hamil merupakan hal yang normal selama cairan yang keluar berwarna bening atau putih susu, tidak berbau, tidak menimbulkan rasa gatal dan rasa nyeri. Namun jika calon ibu yang sedang hamil mengalami keputihan yang ditandai dengan keluarnya cairan yang berwarna kuning kental, berbau tidak sedap atau amis, terasa gatal dan mengganggu di sekitar daerah kewanitaan, dan bahkan menimbulkan rasa nyeri maka itu merupakan keputihan yang tidak normal, disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans dan harus diobati.
Ada beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk mencegah keputihan pada ssaat hamil, diantaranya :
1. Menjaga kebersihan dan hygiene daerah kewanitaan, seperti mencuci daerah kewanitaan dengan air bersih setiap selesai buang air kecil, dan mengeringkannya dengan tissu sebelum memakai celana dalam supaya tidak lembab.
2. Hindari penggunaan pantyliners yang sering, apalagi yang memakai wewangian karena hal itu dapat memicu pertumbuhan jamur.
3. Hindari pemakaian sabun atau cairan pembersih daerah kewanitaan yang terlalu sering, karena dapat membunuh flora normal dalam vagina.
4. Memakai celana dalam yang tidak ketat, serta berbahan katun yang nyaman, supaya tidak lembab.
5. Mengganti celana dalam minimal 2 kali sehari
6. Hindari mengkonsumsi makanan atau minuman yang dapat meningkatkan sekresi cairan vagina, seperti permen, donat, atau makanan lain yang mengandung kadar gula yang tinggi. Minuman seperti softdrink juga harus dikurangi. Buah-buahan seperti nanas, bengkoang dan mentimun juga dapat meningkatkan sekresi cairan vagina.
7. Jika keputihan sangat mengganggu dan menyebabkan rasa gatal yang tidak tertahankan sebaiknya calon ibu berkonsultasi ke dokter kandungan agar diberi pengobatan yang tepat. Jangan sembarangan mengkonsumsi obat, karena dapat mempengaruhi pada janin yang dikandung.

Jumat, 25 April 2014

on Leave a Comment

Mengatasi Mual Muntah Saat Hamil Muda

Mual dan muntah merupakan hal yang lazim dialami oleh calon ibu pada awal kehamilan, meskipun tidak semua calon ibu mengalaminya tapi mual dan muntah bisa menjadi pertanda bahwa calon ibu tengah hamil muda.
Mual dan muntah atau disebut juga morning sickness terjadi akibat perubahan hormonal yang terjadi pada calon ibu, terutama pada kehamilan trimester pertama. Perubahan hormonal tersebut mengakibatkan calon ibu menjadi lebih sensitif terhadap bau-bauan, rasa dan bahkan pada penampilan makanan tertentu. Sehingga tubuh calon ibu perlu melakukan adaptasi yang salah satu efeknya dengan munculnya perasaan mual dan ingin muntah.
Meskipun mual dan muntah itu hal yang sangat wajar terjadi pada calon ibu yang tengah hamil muda, namun jika terjadi mual muntah yang hebat atau berlebihan maka itu sangat berbahaya bagi kesehatan calon ibu juga perkembangan janinnya. Calon ibu yang mengalami mual muntah yang hebat atau biasa disebut hyperemesis dapat menyebabkan dehidrasi yang tentu saja hal ini sangat membahayakan perkembangan janin di dalam kandungan. Karena seperi kita ketahui calon ibu yang sedang hamil memerlukan nutrisi yang lebih banyak dari biasanya, selain untuk kesehatan dirinya juga dibutuhkan untuk nutrisi calon bayi yang dikandung.
Mual dan muntah pada awal kehamilan dapat diatasi dengan cara-cara sebagai berikut :
1. Ketika bangun tidur, cobalah bangun secara perlahan-lahan untuk duduk supaya tidak pusing, kemudian setelah merasa nyaman baru kemudian berdiri. Hindari bangun dari kasur dengan kaget dan terburu-buru karena saat hamil muda calon ibu lebih rentan merasa pusing kepala yang akan memicu perasaan mual dan muntah.
2. Makan dengan porsi yang sedikit namun sering, jangan memaksakan makan dengan porsi yang banyak karena dapat menyebabkan mual.
3. Mengkonsumsi makanan ringan namun tetap bergizi , seperti kue-kue kering, roti bakar, crackers, atau biskuit.
4. Mengkonsumsi buah-buahan atau jus buah. namun hati-hati karena ada beberapa jenis buah tertentu yang tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil.
5. Mengkonsumsi minuman jahe hangat dapat mengurangi perasaan mual dan mutah.
6. Menghindari makanan dan minuman yang berbau tajam.
7. Melakukan relaksasi dan olah raga ringan, seperti jalan pagi-pagi untuk menghirup udara segar.
8. Jika mual muntahnya cukup hebat, calon ibu harus memeriksakan diri ke bidan atau ke dokter kandungan. Biasanya calon ibu akan diberikan vitamin B6 untuk mengurangi rasa mual dan muntahnya. Jangan mengkonsumsi obat-obatan anti mual tanpa pengawasan dari dokter atau bidan karena dapat mempengaruhi pada janin yang dikandung.
 9. Mengkonsumsi susu kehamilan yang khusus untuk mengatasi mual atau emesis.

Selamat mencoba yaa..dan tetap semangat menjalani kehamilannya ;)

Rabu, 23 April 2014

on Leave a Comment

Hindari Stres Saat Menanti Kehamilan



Bagaimana dengan usaha calon ibu untuk memiliki momongan? Apakah sudah berhasil?
Untuk memiliki keturunan, faktor fisik harus benar-benar disiapkan oleh calon ayah dan calon ibu. Memperhatikan faktor  fisik bisa dimulai diantaranya dengan menerapkan gaya hidup sehat bagi calon ibu dan calon ayah. 


Bagi calon ibu yang senang melakukan aktivitas olahraga saat belum menikah dapat menjadi faktor yang bisa mempercepat proses kehamilan. Karena dengan melakukan olahraga yang teratur, kesehatan calon ibu lebih terjaga dan akan siap untuk menyambut kehamilan yang sewaktu-waktu datang. Tapi jangan melakukan olahraga yang terlalu over juga, seperti terlalu sering melakukan gym, karena dapat meningkakan temperature tubuh secara mendadak, seperti duduk di ruang uap setelah melakukan treadmill. Lakukan olahraga yang ringan-ringan saja seperti jalan pagi dan yoga.
Membiasakan mengkonsumsi susu pra kehamilan juga sangat baik untuk mempersiapkan kehamilan karena susu pra hamil mengandung asam folat yang baik untuk mempersiapkan tempat bagi  janin di dalam kandungan serta untuk mencegah resiko kelainan pad janin atau bayi telahir cacat. Asam folat juga bisa diperoleh dari ikan, telur, daging, brokoli, bayam serta kacang-kacangan.
Selain menjaga kesehatan fisiknya, mental calon ibu juga harus dipersiapkan, penting bagi calon ibu untuk menjaga emosinya supaya tidak labil dan tidak gampang stress.  Dan telah banyak penelitian yang menunjukan bahwa ibu hamil lebih beresiko untuk terkena stroke, akibat peningkatan tekanan darah yang penyebabnya antara lain karena stres. Karena itu calon ibu sebaiknya memiliki teman bercerita sekaligus teman untuk berbagi atau sharing berbagai hal seputar kehamilan, seperti bergabung di forum-forum internet dengan ibu-ibu yang lainnya supaya merasa tidak sendirian dan merasa tenang tentunya. 
Jadi, bagi calon ibu yang sedang menanti kehamilannya, hindari stress berkepanjangan dengan tidak memikirkan kapan akan diberi momongan, jalani saja dengan santai dan tetap semangat berusaha ya....

Selasa, 22 April 2014

on Leave a Comment

Mempersiapkan Prakonsepsi Calon Ayah



Ketika sedang merencanakan kehamilan, dan ternyata  masih tertunda, maka hal tersebut   bukan hanya menjadi tanggung jawab calon ibu tetapi juga calon ayah ikut bertanggung jawab dalam keberhasilan program kehamilan.  Karena itu sebaiknya calon ayah juga berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter.  Salah satunya dengan melakukan test kesuburan. Calon ayah tidak perlu merasa malu atau khawatir jika disarankan untuk melakukan test kesuburan, hal itu sangat berguna untuk mengetahui tingkat kesuburan calon ayah. Dan calon ayah yang dianjurkan melakukan test kesuburan bukan berarti mengalami kemandulan.

Seperti pada calon ibu yang mengalami gangguan menstruasi yang berhubungan dengan produksi sel telur, calon ayah juga bisa saja mengalami gangguan dengan kualitas dan kondisi spermanya. Untuk itu calon ayah perlu berkonsultasi ke dokter tentang hal apa saja yang harus dilakukan dan apa yang perlu dihindari. Dan berikut hal-hal yang harus dihindari oleh calon ayah karena dapat mempengaruhi kualitas sperma :
-          Menghindari stress, karena stress berpengaruh buruk pada system reproduksi calon ayah. Sehingga perlu diciptakan suasana yang tenang dan nyaman, baik itu di rumah atau di tempat kerjanya.
-          Menghentikan kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok, dan minum minuman beralkohol. Perlu diketahui bahwa kandungan nikotin pada rokok dan kadar alcohol yang tinggi dapat menurunkan kualitas sperma calon ayah.
-          Selalu menjaga kebersihan alat kelamin dan daerah sekitarnya, karena daerah sekitar alat kelamin rentan terkena infeksi kuman yang dapat mengurangi kualitas sperma. Maka penting bagi calon ayah untuk mencucinya dengan air bersih dan mengeringkannya setiap selesai buang air kecil.
-          Selain itu, lingkungan kerja calon ayah juga penting untuk diperhatikan, lingkungan kerja ayah harus sehat dan terhindar dari paparan radiasi langsung, gelombang elektromagnetik, dan suhu yang tinggi. Karena hal-hal tersebut dapat merusak fungsi testis yang akan berpengaruh langsung pada kualitas dan produksi sperma.
-          Calon ayah juga sebaiknya jangan tidur larut malam, harus mempunyai waktu istirahat yang cukup serta melakukan olahraga ringan agar badan tetap sehat dan bugar.
Tuh kan, calon ayah juga ikut berkontribusi dalam merencanakan kehamilan. Calon ibu juga harus mengingatkan dan memperhatikan ya supaya kehamilan segera dapat terwujud.

Senin, 21 April 2014

on Leave a Comment

Hati-hati terhadap Makanan yang dapat Mengganggu Kesuburan



Jika anda dan pasangan baru menikah dan belum dikaruniai kehadiran sang buah hati, maka sebaiknya calon ayah dan calon ibu memeriksakan diri ke dokter kandungan atau bidan sebagai langkah awal untuk berkonsultasi  tentang kiat-kiat jitu agar segera bisa hamil.
Kualitas dari sel telur dan sperma dari calon ibu dan calon ayah sangat tergantung pada asupan nutrisi seperti karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lemak. Yang kesemuanya itu harus tersedia dalam tubuh dengan kondisi yang seimbang sesuai dengan kebutuhan.
Karena itu penting sekali untuk calon ayah dan calon ibu memperhatikan asupan gizinya, jangan sampai banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang justru dapat mengganggu tingkat kesuburan. adapun makanan dan minuman yang dapat mempengaruhi kesuburan calon ibu, diantaranya : 
              Terlalu banyak mengkonsumsi cokelat, karena buah cokelat terkenal mengandung kafein. Dan kafein sendiri dapat mengurangi kesuburan calon ibu. Untuk itu calon ibu yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya mengurangi konsumsi cokelat.
-                Jauhi rokok, seperti kita ketahui bahwa merokok dapat menyebabkan berbagai gangguan, baik itu mengganggu kesuburan dan bahkan menyebabkan kelainan pada janin.
-                   Terlalu banyak minum kopi, seperti halnya cokelat, kopi juga mengandung kadar kafein yang cukup tinggi, sehingga bisa mempengaruhi pada tingkat kesuburan karena itu calon ibu disarankan untuk mengurangi konsumsi meminum kopi. 
                            Untuk calon ibu yang suka mengkonsumsi seafood, sebaiknya juga dikurangi karena seperti kita ketahui makanan laut mengandung kadar merkuri yang sangat tinggi sehingga bisa mempengaruhi kesuburan calon ibu, dan bahkan bisa menghambat pertumbuhan system saraf janin nantinya.
-                     Selain itu bagi calon ibu yang suka dengan makanan yang dimakan mentah atau dimasak setengah matang sebaiknya juga dihindari karena akan beresiko menimbulkan infeksi penyakit. Seperti bakteri Salmonella, parasit Toksoplasma atau bakteri Eschericia coli. Yang dikhawatirkan nantinya akan menyerang ke dalam rahim dan organ lainnya, sehingga berpotensi untuk menyebabkan ketidaksuburan atau bahkan keguguran pada janin.
Untuk itu sebaiknya bagi calon ibu yang sedang merencanakan kehamilan sangat penting untuk menjaga asupan makanannya, agar dapat mempersiapkan kehamilan yang sehat.

Sabtu, 19 April 2014

on Leave a Comment

Tips Mempersiapkan Kehamilan #Part 3



Setelah kemarin kita membahas tentang tips mempersiapkan kehamilan dari faktor emosional, sekarang kita akan mengulas tentang bagian lain terkait program kehamilan. yaitu makanan yang berpengaruh pada kesuburan. Apa saja itu? Yuk kita simak....
Masalah kesuburan seringkali dikemukakan sebagai penyebab tertundanya kehadiran momongan dalam kehidupan berumahtangga. Sebenarnya apa yang menjadi indikator tingkat kesuburan calon ayah atau calon ibu itu?

Untuk bisa terjadinya proses kehamilan,  maka harus ada proses pembuahan dulu, dan proses pembuahan dapat terjadi jika kualitas sperma yang dihasilkan calon ayah bagus, dan sel telur yang dikeluarkan calon ibu sudah matang atau dewasa. Karena itu waktu berhubungan intim harus dilakukan dalam waktu yang tepat, yang dinamakan masa subur.
Kapan masa subur itu? Sebenarnya masa subur dapat diketahui oleh setiap calon ibu dari siklus menstruasi. Jika siklus haid calon ibu teratur (28 hari) maka masa subur  berada pada hari ke-12 hingga ke -14 dari hari pertama haid. Jadi sebenarnya waktu berhubungan yang tepat adalah saat calon ibu ovulasi. Karena sel sperma hanya punya batas waktu kehidupan sekitar 2-3 hari, sementara sel telur sekitar 12-24 jam. Jadi saat yang tepat berhubungan intim adalah satu sampai dua hari sebelum masa ovulasi.
Namun meskipun demikian, calon ibu dan calon ayah sebaiknya tidak memaksakan terlalu sering berhubungan intim meskipun sedang dalam masa subur, karena jika terlalu sering kualitas sperma yang dihasilkan malah kurang baik.
Selain memperhitungkan massa subur, disarankan juga untuk mengkonsumsi makanan yang dapat      meningkatkan kesuburan, diantaranya : 
-       Terong ungu, bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah karena mengandung jumlah flavonoid yang banyak 
-   Bawang putih, terkenal karena khasiatnya yang dapat melancarkan peredaran darah dan menurunkan kolesterol jahat di dalam tubuh.
-          Pisang, dapat menambah energi karena mengandung vitamin B, potassium dan kalium.
-      Tiram, menurut peneitian khasiatnya dapat meningkatkan jumlah sperma karena kandungan zinc-nya yang tinggi.
Nah, jika kiat-kiat tersebut sudah dicoba maka bulan depan calon ayah dan calon ibu tinggal menunggu hasilnya, bisa melakukan testpack langsung atau diperiksa ke dokter atau bidan. Baca lagi tips kehamilan yang lainya Semoga berhasil…





Andri Maria 2014. Diberdayakan oleh Blogger.
ztube.in